MENU

Selasa, 12 Februari 2019

Tumis Oncom Leunca


Assalamualaikum..
.
Hai semua pasti sudah familiar dengan masakah satu ini, Tumis Oncom Leunca, pertama kali kenal masakan ini dari ibu  yang asli orang Sunda (Kuningan).

Nah,, Oncom. Makanan ini adalah produk fermentasi yang dilakukan oleh beberapa jenis kapang, mirip dengan pengolahan terhadap tempe. Perbedaaannya adalah bahwa pada oncom hasil olahan dinyatakan siap diperdagangkan setelah kapang menghasilkan spora, sementara pada tempe hasil olahan diperdagangkan sebelum kapang menghasilkan spora (baru dalam tahap hifa).

Oncom memiliki kandungan gizi yang relatif baik dan dapat menjadi sumber alternatif asupan gizi yang baik karena harganya murah. Kandungan karbohidrat dan protein tercerna cukup tinggi pada oncom dari bungkil kacang tanah.

Sekarang saya mau tahu kasih resep Tumis Oncom Leunca. Porsi untuk 4 orang
.
Bahan-bahannya
Oncom 1 papan
Petai 2 papan
Leunca 1/4 gram
Daun kemangi 2 ikat
Daun bawang 1 batang
Daun salam

Bumbu
Cabai merah 5 buah
Cabai rawit merah 10 buah 
Bawang merah 5 siung
Bawang Putih 3 siung
Garam dan gula secukupnya

Cara memasak Oncom Tumis leunca
Ulek semua bumbu, (kalau saya senang dulek kasar), hancur Oncom,, Tumis semua bumbu dengan 2 sdm minyak, setelah agak harum masukkan oncom, lalu campurkan leunca, petai, daun kemangi, daun bawang yang sudah diiris, Aduk sebentar,, koreksi rasa hidangkan dengan nasi hangat. Kata orang-orang sih makan tumis Oncom Leunca ini bikin gagal diet

Cocok nih disajikan bersama Tumis kangkung, sambal terasi, dan goreng Tempe😉

Selamat menikmati

Senin, 11 Februari 2019

Soto Kuning Pak Yusuf SurKen Bogor




Assalamualaikum

Siapa yang sudah pernah singgah ke Jl. Surya Kencana (SurKen)?,, pastinya tahu kalau disana adalah pusat kulinerannya orang Bogor. Banyak sekali jajanan yang bikinnya betah untuk berlama-lama disana. Salah satunya Soto Kuning Pak Yusuf.

Soto kuning disajikan dengan isian sederhana, yakni potongan daging sapi tanpa lemak dan irisan tomat merah segar, lalu disiram dengan kuah berwarna kuning mungkin karena kuahnya berwarna kuning maka diberi nama Soto Kuning kemudian diberi taburan bawang goreng. 


Saat dicicipi, cita rasa kunyit dan daun salam terasa lekat di lidah. Rasa rempah tersebut diimbangi dengan gurihnya kaldu daging dan santan. Meski kuahnya berwarna keruh, namun saat diseruput terasa sangat lembut di lidah, tidak meninggalkan jejak lemak pada kerongkongan.

Berdiri sejak tahun 1977 silam, kedai soto milik Pak Yusuf ini tidak pernah sepi pembeli. Katanya sering didatangi para artis dan pejabat. Bahkan saya melihat foto almarhum  Bpk Bondan (mak nyuss) dipajang di salah satu dinding menurut beberapa kali Pak Bondan pernah datang untuk mengoreksi rasa dan pada akhir ya  setuju dengan resepnya yang saya sajikan sampai sekarang.



Pada tahun 1982 sempat vakum karena tergiur ajakan kerja dari rekannya,  di perusahaan otomotif numun pada akhirnya ia kembali menggeluti bisnis soto kuning di Tahun 2008.

Harga satu porsi untuk soto daging plus nasi dipatok Rp 30.000. Dan untuk  soto campur daging + babat harganya Rp 45.000,-.Lumayan banget nih isiannya dagingnya banyak. 

Nah, kalau kamu mau coba boleh datang nih dibuka dari jam 10 pagi sampai jam 10 malam, di Jl. Surya Kencana, kalau naik angkutan umum naik angkor 02 dari Stasiun Bogor.

Selamat kulineran,


Masakan Nusantara di Resto Bakoel Ussy

Masakan Nusantara di Resto Bakoel Ussy Tanggal 11 Oktober kemarin saya dan beberapa teman bloggger diundang untuk menghadiri anniversar...